“Yang lain pakai baju, kamu pakai cerita.”
Kalimat ini bukan sekadar tagline, tapi semangat yang hidup dalam setiap karya Padu Padan Tenun by Erwin Yuan. Brand ini memadukan keanggunan warisan budaya tenun NTT dengan gaya hidup modern perempuan masa kini — aktif, profesional, dan berkarakter.
Erwin Yuan menghadirkan tenun bukan sebagai kostum adat, melainkan sebagai fashion statement yang bisa dipakai ke kantor, acara formal, hingga momen santai. Setiap busana dirancang melalui pendekatan “tailored, cultural, story-led” — menjahit keunikan, menghidupkan budaya, dan menuturkan kisah lewat setiap helai benang.
Filosofi ini menjadi pondasi bahwa fashion etnik bisa tampil modern tanpa kehilangan identitas. Tak heran, Padu Padan Tenun kini dikenal sebagai salah satu pelopor heritage fashion brand yang berhasil membawa wastra Nusantara ke panggung mode urban, tanpa mengorbankan makna dan nilai tradisi di baliknya.
Apa yang Membuat Padu Padan Tenun by Erwin Yuan Begitu Unik?
Nilai “Tailored. Cultural. Story-led.”
Dalam dunia fashion yang serba cepat, Padu Padan Tenun by Erwin Yuan hadir sebagai oase bagi mereka yang mencari makna di balik pakaian.
-
Tailored: setiap potongan disesuaikan secara personal agar nyaman dan sesuai karakter pemakainya.
-
Cultural: setiap motif dan warna berasal dari filosofi tenun NTT seperti motif Insana, Amarasi, dan Sumba Barat Daya.
-
Story-led: setiap koleksi membawa narasi — tentang perempuan penenun, filosofi warna bumi, hingga perjalanan budaya lokal menuju gaya urban.
“Fashion etnik tidak boleh berhenti di museum. Ia harus hidup di tubuh kita,” ujar Erwin Yuan, desainer dan pendiri Padu Padan Tenun, dalam wawancara dengan Majalah Wastra Indonesia.
Melalui filosofi ini, Erwin Yuan membuktikan bahwa budaya bukan penghalang kreativitas, melainkan sumber inspirasi yang tak pernah habis.
Kolaborasi dengan Penenun Lokal Kupang
Salah satu keunikan Padu Padan Tenun by Erwin Yuan terletak pada kedekatannya dengan penenun lokal di Kupang dan sekitarnya. Setiap kain yang digunakan berasal dari tangan-tangan perempuan NTT yang menenun dengan hati dan doa.
Brand ini tidak sekadar membeli kain, melainkan menjalin hubungan kemitraan yang adil dan berkelanjutan — sebuah praktik nyata dari ethical fashion.
Kolaborasi ini juga memperkuat nilai slow fashion Indonesia, di mana proses, kualitas, dan makna lebih diutamakan dibanding produksi massal. Dengan cara ini, tenun tidak hanya menjadi bahan pakaian, tetapi juga simbol solidaritas budaya dan pemberdayaan perempuan lokal.
Eksklusivitas dan Limited Edition
Dalam setiap rancangannya, Erwin Yuan memastikan bahwa tidak ada dua busana yang benar-benar sama.
-
Setiap koleksi diproduksi dalam jumlah terbatas.
-
Pelanggan bisa memesan custom by request, memilih motif dan warna sesuai karakter pribadi.
-
Proses ini menjadikan setiap produk bukan sekadar pakaian, tapi karya yang punya cerita personal.
Inilah alasan mengapa pelanggan Padu Padan Tenun merasa connected secara emosional — karena mereka tidak hanya mengenakan busana, tetapi juga mengenakan bagian dari kisah budaya Indonesia.
💡 CTA: Lihat koleksi eksklusif terbaru di website resmi padupadantenun.co.id
Bagaimana Cara Memadukan Tenun NTT agar Tampil Modern?
Tenun sering kali dianggap “kuno” dan hanya cocok untuk acara adat. Namun lewat sentuhan Padu Padan Tenun by Erwin Yuan, persepsi itu berubah total. Erwin berhasil menunjukkan bahwa tenun NTT modern bisa menjadi pilihan gaya kerja, kasual, maupun semi-formal tanpa kehilangan nilai budayanya.
1. Tips Gaya Profesional (Blazer Tenun + Celana Polos)
Untuk tampilan elegan di kantor, padukan blazer tenun bermotif geometris Amarasi dengan celana bahan berpotongan lurus berwarna netral seperti beige, putih gading, atau navy.
-
Gunakan inner polos agar motif tenun menjadi fokus utama.
-
Lengkapi dengan tas tenun kecil sebagai statement accessory.
-
Gunakan sepatu hak sedang agar tetap nyaman namun berwibawa.
Gaya ini memancarkan kesan profesional, modern, sekaligus berakar pada budaya lokal — sempurna bagi wanita muda yang ingin tampil beridentitas.
2. Padu Padan Casual Look (Outer Tenun + Jeans)
Untuk acara santai atau casual Friday, outer tenun bisa menjadi pelengkap gaya yang effortless tapi tetap berkelas.
-
Pilih outer tenun NTT warna indigo alami dan padukan dengan jeans biru muda atau kulot putih.
-
Tambahkan aksesori sederhana seperti anting etnik atau gelang kayu.
-
Gunakan flat shoes atau sneakers agar tampilan tetap ringan.
Perpaduan ini mencerminkan semangat urban heritage fashion — gaya yang santai tapi sarat makna.
3. Inspirasi Semi-Formal Event (Dress Tenun Midi)
Untuk menghadiri acara semi-formal seperti seminar, arisan, atau jamuan, pilihan dress midi tenun bisa menjadi opsi yang memukau.
-
Pilih potongan A-line atau wrap dress untuk menonjolkan bentuk tubuh tanpa berlebihan.
-
Gunakan sabuk kecil dari bahan kulit agar siluet tampak ramping.
-
Warna-warna seperti merah bata, cokelat tanah, dan hitam arang memberi kesan anggun sekaligus hangat.
Tambahkan clutch berbahan tenun dan sepatu hak rendah untuk tampilan yang seimbang antara formal dan etnik modern.
🎥 Tonton juga video styling tutorial “Mix and Match Tenun by Erwin Yuan” di kanal YouTube resmi Padu Padan Tenun untuk inspirasi lebih lanjut!
Lewat karya dan filosofi desainnya, Padu Padan Tenun by Erwin Yuan berhasil menghadirkan wajah baru bagi fashion tenun NTT — tidak lagi terkungkung dalam adat, tetapi bertransformasi menjadi simbol elegansi dan kebanggaan perempuan modern Indonesia.
Dengan semangat tailored, cultural, story-led, setiap helai tenun bukan sekadar kain, melainkan kisah yang hidup di tubuh dan hati pemakainya.
Karena pada akhirnya, Padu Padan Tenun by Erwin Yuan bukan hanya soal busana — tapi tentang bagaimana kamu “pakai cerita” dalam setiap langkahmu.
Seperti Apa Ciri Khas Desain Erwin Yuan dalam Setiap Koleksi Tenun?
Padu Padan Tenun by Erwin Yuan dikenal bukan hanya karena keindahan tenunnya, tapi karena jiwanya. Setiap busana membawa ruh budaya yang dihidupkan kembali dengan cita rasa modern. Banyak perempuan profesional kini mencari gaya berpakaian yang elegan tapi tetap mencerminkan identitas lokal — dan di situlah desain Erwin Yuan menemukan tempatnya.
Erwin memahami bahwa perempuan masa kini tidak ingin sekadar tampil cantik; mereka ingin tampil bermakna. Maka lahirlah koleksi yang menyeimbangkan antara nilai warisan dan inovasi, antara kesederhanaan dan detail yang bercerita.
“Fashion etnik tidak boleh berhenti di museum. Ia harus hidup di tubuh kita,” ujar Erwin Yuan, founder Padu Padan Tenun, dalam wawancara dengan Majalah Wastra Indonesia.
Kutipan ini menjadi kunci pendekatan desainnya — menjadikan tenun NTT bukan sebagai artefak, tapi gaya hidup.
Sentuhan Siluet Kontemporer dengan Motif Klasik
Salah satu ciri paling menonjol dari koleksi Padu Padan Tenun by Erwin Yuan adalah keseimbangan antara bentuk modern dan motif klasik.
-
Siluet clean dan minimalis dipadukan dengan detail motif khas NTT seperti motif kuda Sumba atau geometris Amarasi.
-
Potongan asimetris dan layering lembut membuat pakaian tampak ringan dan modern, tanpa kehilangan karakter etniknya.
-
Beberapa koleksi blazer dan outer dirancang dengan smart tailoring agar cocok dikenakan di ruang kerja maupun acara resmi.
Pendekatan ini membuktikan bahwa tenun bisa tampil progresif tanpa kehilangan akar. Sebuah langkah cerdas yang membuat brand ini menjadi salah satu pionir dalam dunia heritage fashion Indonesia.
Dari kacamata saya, kekuatan desain Erwin Yuan justru terletak pada kemampuannya “bercerita tanpa kata”. Setiap garis dan potongan terasa penuh makna, seolah menggambarkan perjalanan panjang dari alat tenun tradisional menuju lemari wanita modern. Ada kesinambungan emosional antara masa lalu dan masa kini yang dirajut dengan sangat halus.
Warna Bumi, Merah-Bata, dan Indigo Alami
Tak banyak desainer yang berani bermain dengan warna-warna tanah dan alam, namun Erwin Yuan menjadikannya identitas visual. Koleksi tenun eksklusif Kupang miliknya selalu didominasi palet yang hangat dan autentik:
-
Merah-bata dan cokelat tanah, melambangkan kekuatan dan keberanian perempuan NTT.
-
Indigo alami, menghadirkan kesan teduh dan elegan.
-
Warna krem dan abu lembut, memberi keseimbangan antara tradisional dan modern.
Pemilihan warna ini tidak hanya memperindah tampilan, tapi juga memperkuat filosofi “tenun yang hidup di tubuh modern”. Warna bumi memberi kesan organik, alami, dan abadi — cocok untuk gaya slow fashion Indonesia yang menolak tren instan dan mengedepankan keberlanjutan.
Saya pribadi melihat palet warna ini sebagai cerminan identitas perempuan yang kuat namun lembut, tegas tapi penuh empati. Setiap warna berbicara tentang perjalanan — dari akar budaya menuju dunia profesional yang dinamis.
Custom Fit dan Pemilihan Motif Sesuai Karakter Pelanggan
Keunikan Padu Padan Tenun by Erwin Yuan juga terletak pada pengalaman personal yang diberikan kepada setiap pelanggan. Layanan custom by request memungkinkan perempuan memilih motif, warna, dan potongan sesuai karakter dirinya.
-
Untuk yang berjiwa dinamis, motif geometris dengan warna tegas seperti merah dan hitam menjadi pilihan tepat.
-
Untuk yang lembut dan elegan, tenun dengan nuansa indigo dan krem menghadirkan kesan tenang namun berkelas.
-
Untuk acara formal, Erwin merekomendasikan potongan fit and flare dengan detail minimalis agar tetap anggun tanpa berlebihan.
Dengan layanan ini, pelanggan bukan sekadar membeli pakaian, tapi ikut berpartisipasi dalam proses kreatif — menjadikan setiap karya terasa personal dan bermakna.
Apa Keunggulan Padu Padan Tenun Dibanding Brand Etnik Lain?
Di tengah maraknya tren fashion etnik ready to wear, Padu Padan Tenun by Erwin Yuan berhasil menonjol karena dua hal utama: storytelling dan personal touch. Banyak brand menawarkan busana etnik, tapi hanya sedikit yang mampu memberikan pengalaman emosional kepada pemakainya.
Dibuat oleh Pengrajin Lokal NTT dengan Sistem Fair Trade
Setiap busana Padu Padan Tenun lahir dari tangan perempuan penenun di Kupang dan sekitarnya. Mereka bekerja dengan penuh cinta dan ketelitian, dan brand ini memastikan sistem perdagangan yang adil (fair trade) bagi mereka.
-
Tidak ada produksi massal, semua dilakukan dalam skala terbatas.
-
Setiap penenun mendapatkan apresiasi dan pengakuan sebagai bagian dari proses kreatif.
-
Sistem ini tidak hanya menjaga kualitas kain, tapi juga memastikan kesejahteraan sosial di balik setiap helai tenun.
Dengan konsep ini, Erwin Yuan membangun value chain yang berkelanjutan — dari budaya lokal hingga pasar urban.
Tren Fashion Etnik 2025 — Bagaimana Tenun NTT Menjadi Sorotan?
Padu Padan Tenun by Erwin Yuan kembali menjadi sorotan dalam lanskap fashion etnik 2025. Di tengah perubahan tren yang begitu cepat, tenun NTT justru tampil relevan berkat inovasi desain dan kolaborasi kreatif lintas generasi. Kini, kain tradisional tidak lagi dipandang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi sebagai cultural statement yang selaras dengan gaya hidup modern dan kesadaran berkelanjutan.
Erwin Yuan, sebagai desainer sekaligus pendiri Padu Padan Tenun, menegaskan bahwa kekuatan tenun terletak pada kemampuannya menyesuaikan diri tanpa kehilangan identitas.
“Budaya tidak seharusnya diam. Ia harus ikut bergerak bersama zaman tanpa kehilangan arah,” ujar Erwin Yuan dalam salah satu sesi Jakarta Fashion Week 2024.
Dengan semangat tersebut, koleksi Padu Padan Tenun menjadi simbol bahwa warisan lokal dapat menjadi tren global — tanpa kehilangan akar budaya.
Tenun dalam Konsep Slow Fashion
Dalam era di mana fast fashion mendominasi, tenun hadir sebagai representasi nilai slow fashion Indonesia — sebuah gerakan yang menekankan makna, keberlanjutan, dan penghargaan terhadap proses.
Ciri khas gerakan ini tampak jelas dalam setiap karya Padu Padan Tenun by Erwin Yuan:
-
Proses pembuatan kain dilakukan secara manual oleh penenun lokal.
-
Setiap potongan busana diproduksi terbatas agar menjaga eksklusivitas dan menghindari limbah mode.
-
Material pewarna alami digunakan untuk meminimalkan dampak lingkungan.
Tren ini menjadi jawaban atas keinginan konsumen masa kini yang mulai meninggalkan produk massal dan beralih ke fashion yang memiliki cerita dan tanggung jawab sosial.
Lebih dari sekadar busana, tenun NTT kini menjadi simbol kesadaran baru: menghargai waktu, tangan, dan cerita di balik setiap benang.
Kolaborasi Desainer Muda & Komunitas Penenun
Salah satu kekuatan Padu Padan by Erwin Yuan adalah keberaniannya membuka ruang kolaborasi dengan desainer muda, seniman, dan komunitas lokal. Kolaborasi ini menjadi wujud regenerasi budaya — menjaga agar tenun terus relevan di mata generasi Z dan profesional muda.
Beberapa proyek terbaru melibatkan desainer muda dari Yogyakarta dan Denpasar yang membantu menerjemahkan motif klasik NTT menjadi bentuk modern seperti cropped outer, structured dress, hingga tenun blazer unisex.
Selain itu, komunitas penenun Amarasi dan Sumba Barat Daya dilibatkan secara aktif dalam pengembangan desain. Hasilnya bukan hanya produk yang indah, tetapi juga hubungan yang setara antara desainer dan pengrajin.
Pendekatan ini sejalan dengan tren ethical fashion global, di mana kolaborasi menjadi alat untuk memperkuat nilai kemanusiaan dalam industri mode.
Tenun NTT di Panggung Fashion Internasional
Tahun 2025 menandai semakin kuatnya posisi tenun NTT di dunia mode. Dalam beberapa event seperti Jakarta Fashion Week dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), karya Padu Padan Tenun tampil menonjol dengan pesan budaya yang universal: keindahan lahir dari makna.
-
Koleksi bertema “Colors of Kupang” memadukan siluet modern dengan warna bumi khas NTT.
-
Kolaborasi lintas budaya antara Erwin Yuan dan desainer Jepang menampilkan perpaduan tenun NTT dengan teknik kimono wrapping.
-
Busana berbahan tenun Sumba warna indigo alami bahkan menarik perhatian media internasional karena nilai estetik dan ekologisnya.
Tren ini menunjukkan bahwa fashion etnik Indonesia memiliki daya saing tinggi dan mampu menjadi bagian dari narasi global tentang keberlanjutan dan keaslian budaya.
Apa Makna Motif dan Warna Tenun yang Digunakan Erwin Yuan?
Banyak orang memakai tenun tanpa mengetahui filosofi di balik motif dan warna yang dikenakan. Padahal, setiap helai kain tenun NTT adalah representasi doa, identitas, dan nilai spiritual masyarakatnya. Melalui desain yang edukatif, Padu Padan by Erwin Yuan berupaya mengembalikan makna tersebut ke dalam kesadaran publik.
Filosofi Motif Amarasi, Sumba, dan Insana
Motif-motif tenun yang digunakan Erwin Yuan memiliki akar budaya yang dalam:
-
Amarasi menggambarkan keteguhan dan kesetiaan perempuan. Garis-garis geometrisnya melambangkan harmoni antara kekuatan dan kelembutan.
-
Sumba sering memuat motif kuda, simbol keberanian dan semangat hidup masyarakat timur Indonesia.
-
Insana merepresentasikan kesuburan dan keterikatan manusia dengan alam.
Ketiga motif ini diolah kembali dalam bentuk modern tanpa menghilangkan nilai simboliknya. Melalui reinterpretasi ini, Padu Padan Tenun tidak hanya menciptakan busana, tapi juga menjaga narasi budaya agar tetap hidup di zaman digital.
Warna sebagai Simbol Doa dan Energi
Pemilihan warna dalam desain Erwin Yuan bukan sekadar estetika, melainkan sarat makna.
-
Merah bata mewakili semangat dan kekuatan perempuan.
-
Biru indigo alami melambangkan ketenangan dan kedalaman jiwa.
-
Cokelat tanah dan krem menghubungkan pemakai dengan bumi dan akar leluhur.
Warna-warna tersebut digunakan dalam gradasi lembut yang menghadirkan nuansa hangat dan menenangkan — menegaskan bahwa busana tidak hanya tentang tampil indah, tetapi juga tentang menghadirkan keseimbangan batin.
📘 Lihat infografik “Makna Warna dan Motif Tenun NTT” di website resmi Padu Padan Tenun untuk mengenal lebih dalam filosofi setiap motif.
Spiritualitas dan Narasi Perempuan dalam Tenun
Dalam setiap koleksi, Erwin Yuan selalu menempatkan perempuan sebagai pusat inspirasi. Tenun tidak hanya bercerita tentang tangan yang menenun, tapi juga tentang hati yang mencintai.
Setiap helai kain membawa doa — doa untuk keluarga, komunitas, dan keberlanjutan budaya. Dengan mengangkat narasi ini, Padu Padan Tenun by Erwin Yuan berhasil mengubah tenun menjadi simbol spiritualitas feminin yang kuat namun lembut.
“Setiap tenun adalah surat cinta dari masa lalu untuk masa kini,” tulis Dr. Ratna Puspita, peneliti wastra Indonesia dalam jurnal Cultural Threads 2023.
Kutipan ini mempertegas bahwa tenun bukan sekadar hasil tangan, melainkan wujud kasih dan doa yang diwariskan lintas generasi.
Bagaimana Padu Padan by Erwin Yuan Mewakili Gaya Hidup Profesional Berbudaya?
Di era ketika fashion kerja cenderung monoton, Padu Padan by Erwin Yuan menawarkan alternatif yang penuh karakter: tampil profesional tanpa kehilangan identitas budaya.
Gaya Profesional yang Tetap Anggun dan Otentik
Koleksi ready to wear seperti blazer tenun Insana dan outer motif Amarasi menjadi pilihan favorit perempuan profesional. Potongannya modern, namun detailnya sarat makna budaya.
-
Blazer tenun dipadukan dengan celana kulot polos untuk tampilan kerja formal.
-
Outer tenun panjang cocok untuk meeting luar kota atau konferensi bisnis.
-
Dress midi bermotif geometris memberi kesan elegan untuk acara semi-formal.
Dengan pendekatan ini, tenun tidak lagi eksklusif untuk seremoni adat, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup urban dan produktif.
Rekomendasi Outfit untuk Rapat, Event, dan Travel
Beberapa inspirasi gaya yang bisa dicoba:
-
Rapat penting: Blazer tenun dengan inner putih dan perhiasan perak.
-
Event formal: Dress midi tenun dengan sabuk kulit dan heels cokelat.
-
Perjalanan bisnis: Outer tenun ringan, celana linen, dan tas tenun limited edition dari Kupang.
Setiap tampilan mencerminkan keseimbangan antara profesionalisme, keanggunan, dan nilai lokal.
Fashion sebagai Simbol Empowerment Perempuan Indonesia
Lebih dari sekadar gaya, Padu Padan by Erwin Yuan membawa pesan kuat tentang empowerment. Perempuan yang mengenakan tenun ini bukan hanya tampil cantik, tapi juga menunjukkan keberanian untuk membawa warisan budaya ke ruang modern.
Sebagai seorang profesional, saya percaya bahwa pakaian adalah pernyataan nilai. Ketika kita mengenakan tenun, kita mengenakan kisah tentang kerja keras, keindahan, dan identitas. Busana Erwin Yuan memberi ruang bagi perempuan untuk tampil elegan tanpa kehilangan akar — seimbang antara keindahan luar dan makna dalam.
💡 Temukan gaya khasmu di Padu Padan Tenun — Pakai Cerita, Hidupkan Warisan.
Dengan visi tailored, cultural, story-led, Padu Padan Tenun by Erwin Yuan terus menegaskan bahwa fashion etnik tidak hanya soal tren, melainkan cara untuk merayakan budaya, identitas, dan keanggunan perempuan Indonesia modern.
FAQ – People Also Ask tentang Padu Padan Tenun by Erwin Yuan
1. Apa yang membuat Padu Padan Tenun by Erwin Yuan berbeda dari brand fashion etnik lainnya?
Padu Padan Tenun by Erwin Yuan menonjol karena memadukan tenun NTT asli dengan desain modern yang tailored dan personal. Setiap koleksi tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga bercerita tentang filosofi, doa, dan makna di balik motif. Produk ini dibuat langsung oleh penenun lokal Kupang dengan sistem fair trade, sehingga setiap busana memiliki nilai sosial dan budaya yang tinggi.
2. Apakah tenun NTT cocok untuk dipakai sehari-hari?
Sangat cocok! Koleksi Erwin Yuan dirancang agar nyaman dipakai untuk kerja, meeting, maupun kegiatan santai. Dengan potongan modern seperti blazer, outer, dan dress midi, tenun NTT modern tampil fleksibel namun tetap elegan. Gaya ini mendukung konsep slow fashion Indonesia, di mana busana tidak hanya indah tetapi juga bermakna dan tahan lama.
3. Bagaimana cara memadukan tenun agar tampak modern dan tidak terlihat kuno?
Beberapa tips sederhana dari desainer Erwin Yuan:
-
Padukan blazer tenun dengan celana polos berwarna netral.
-
Gunakan outer tenun di atas kaus basic dan jeans.
-
Untuk acara semi-formal, pilih dress midi tenun dengan sabuk kecil.
-
Hindari aksesori berlebihan agar motif tenun tetap jadi pusat perhatian.
Dengan padu padan yang tepat, tenun bisa menjadi fashion statement modern yang penuh karakter.
4. Apakah bisa memesan desain custom di Padu Padan Tenun?
Ya, bisa. Brand ini menyediakan layanan custom by request, di mana pelanggan dapat memilih motif, warna, dan potongan sesuai karakter pribadi. Setiap rancangan dikerjakan dengan high-quality tailoring agar hasilnya pas dan eksklusif. Layanan ini cocok untuk kamu yang ingin tampil beda, beridentitas, dan menghargai karya pengrajin lokal.
5. Apa makna motif dan warna dalam desain Erwin Yuan?
Motif Amarasi melambangkan keteguhan, Sumba menggambarkan keberanian, dan Insana merepresentasikan kesuburan dan kehidupan. Warna merah-bata berarti kekuatan, indigo alami membawa ketenangan, dan cokelat tanah mencerminkan hubungan dengan alam. Kombinasi ini menjadikan tenun NTT bukan hanya cantik, tetapi juga penuh filosofi spiritual dan budaya.
6. Di mana bisa melihat atau membeli koleksi Padu Padan Tenun by Erwin Yuan?
Kamu bisa melihat koleksi terbaru di website resmi padupadantenun.co.id atau melalui akun Instagram @padupadantenun. Di sana tersedia berbagai koleksi ready to wear, produk custom design, hingga tas dan aksesoris berbahan tenun.
7. Mengapa tren tenun NTT semakin populer di 2025?
Karena tenun kini menjadi bagian dari tren fashion etnik berkelanjutan (slow fashion) yang menonjolkan nilai budaya dan keberlanjutan. Desainer seperti Erwin Yuan berhasil membawa tenun ke panggung Jakarta Fashion Week dan ISEF, menjadikannya simbol kebanggaan nasional sekaligus mode modern yang berkelas internasional.
💡
Ingin tampil elegan, berkarakter, dan tetap berbudaya?
✨ Temukan koleksi terbaikmu di Padu Padan Tenun by Erwin Yuan


