Model Baju Tenun NTT Kombinasi Pria: Gaya Etnik yang Kian Modern di 2025

Dalam dunia fashion yang terus berubah, model baju tenun NTT kombinasi pria kini kembali menjadi sorotan. Gaya etnik yang dulu dianggap hanya pantas untuk acara adat, kini berevolusi menjadi simbol modern heritage—perpaduan antara nilai budaya dan estetika masa kini.
Pria urban semakin berani tampil dengan tenun tradisional Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak lagi melihatnya sebagai pakaian seremonial, melainkan bagian dari identitas diri yang berkelas.

Fashion berbahan tenun kini masuk ke berbagai ruang publik: dari ruang rapat, panggung seni, hingga acara resmi. Desainer muda dan brand lokal seperti Padu Padan Tenun menghadirkan rancangan elegan yang memadukan gaya etnik pria modern dengan sentuhan tailoring kontemporer, menjadikan tenun tak lagi tampak “berat,” tetapi justru penuh karakter.


Apa yang Membuat Model Baju Tenun NTT Kombinasi Pria Kembali Diminati?

Tren ini lahir dari perubahan mindset dan gaya hidup pria modern yang semakin sadar akan makna budaya dalam fashion. Selama bertahun-tahun, baju tenun pria dianggap terlalu tradisional—“kuno,” “seremonial,” bahkan “tidak fleksibel” untuk digunakan di keseharian. Namun kini, persepsi itu berubah drastis.

Masalah yang Dulu Muncul:

  • Tenun dianggap terlalu mencolok untuk gaya kerja formal.

  • Model yang tersedia cenderung longgar dan tidak mengikuti bentuk tubuh.

  • Kurangnya inovasi desain dalam mengadaptasi motif etnik ke gaya urban.

Solusi yang Ditemukan Desainer Modern:

  • Menghadirkan potongan slim fit dan struktur rapi khas tailoring pria.

  • Menggabungkan warna netral seperti navy, abu, atau cokelat dengan aksen motif tenun di bagian tertentu.

  • Menonjolkan tenun sebagai statement piece, bukan dominasi penuh pada busana.

Menurut Didiet Maulana, desainer dan penggiat wastra Indonesia,

“Tenun pria NTT kini tidak lagi sekadar simbol tradisi, tapi representasi gaya hidup modern yang berbudaya. Ketika pria mengenakan tenun, mereka bukan hanya berbusana, tapi menyuarakan identitas bangsa.”

Fenomena ini mencerminkan semangat pride of origin—rasa bangga terhadap akar budaya tanpa mengorbankan tampilan modern. Pria urban di Jakarta, Denpasar, hingga Kupang kini menjadikan model jas tenun pria atau kemeja tenun kombinasi polos sebagai pilihan cerdas untuk tampil berkarakter dalam berbagai kesempatan.

Insight Tren 2025:

  • Fashion pria bergerak ke arah sustainable and meaningful fashion.

  • Tenun menjadi pilihan bagi mereka yang ingin tampil unik namun tetap profesional.

  • Semakin banyak pekerja kreatif dan profesional muda memilih baju tenun NTT custom karena nilai eksklusivitas dan makna di balik setiap motif.


Bagaimana Desainer Mengombinasikan Tenun NTT dengan Kain Polos untuk Gaya Maskulin?

Kekuatan desain tenun modern ada pada keseimbangan antara motif dan kesederhanaan. Desainer pria lokal dan brand seperti Padu Padan Tenun memahami bahwa kunci dari tampilan maskulin etnik bukan pada banyaknya motif, tetapi pada porsi dan penempatan yang tepat.

Berikut beberapa teknik kombinasi yang sedang menjadi tren di 2025:

🔹 1. Aksen Tenun di Kerah dan Dada

Untuk tampilan formal atau semi-formal, motif tenun diaplikasikan di area kerah atau dada bagian atas.

  • Cocok untuk kemeja kerja dan blazer tenun pria.

  • Memberikan kesan elegan tanpa berlebihan.

  • Menghadirkan nuansa etnik yang halus, tidak mencolok.

🔹 2. Detail Manset dan Saku

Potongan modern sering menempatkan tenun pada muff cuff, saku, atau bagian dalam jaket.

  • Efeknya subtil namun classy.

  • Dapat dikombinasikan dengan kain polos linen atau katun premium.

  • Memberikan sentuhan khas tanpa mengganggu kesan profesional.

🔹 3. Kontras Warna yang Terkurasi

Tren warna untuk pria di 2025 didominasi oleh tone bumi (earth tone): beige, olive, dan charcoal grey.
Ketika dipadukan dengan motif tenun Kaif Insana atau Amarasi dari NTT, tercipta kontras yang maskulin dan estetik.

  • Warna netral memberikan ruang bagi motif tenun untuk menonjol.

  • Menyimbolkan keseimbangan antara modern simplicity dan cultural statement.

Fashion tip:

Untuk tampilan kerja, padukan outer pria tenun dengan celana chino atau linen polos.
Untuk acara formal, pilih jas tenun kombinasi polos dengan kemeja putih minimalis.

Selain desainnya, makna di balik tiap potongan juga menjadi daya tarik tersendiri. Padu Padan Tenun, misalnya, selalu menyertakan cerita di balik setiap motif—dari filosofi kuda Sumba yang melambangkan keberanian hingga pola Amarasi yang menandakan kehormatan.


đź§µ Inspirasi dari Padu Padan Tenun

Brand lokal asal Kupang ini menjadi pelopor gaya tailored heritage untuk pria. Mereka menghadirkan koleksi ready to wear dan custom tailored by request yang menggabungkan kenyamanan dengan cerita budaya.

Keunggulan rancangan mereka terletak pada:

  • Jahitan presisi dengan bahan tenun asli dari penenun lokal.

  • Kombinasi modern yang tetap menghargai struktur motif tradisional.

  • Desain yang dapat disesuaikan dengan kepribadian pengguna: formal, kreatif, atau kasual.

Dengan pendekatan ini, pria tidak lagi harus memilih antara gaya dan nilai budaya—keduanya bisa hidup berdampingan dalam satu setelan.

🪡 :
👉 Konsultasikan desain tenun pria pilihanmu di padupadantenun.co.id dan temukan koleksi eksklusif yang dirancang untuk menonjolkan identitas serta karaktermu.


Kini, model baju tenun NTT kombinasi pria tidak hanya berbicara soal kain dan warna. Ia menjadi medium ekspresi baru—antara keanggunan, kebanggaan, dan kesadaran budaya yang semakin kuat di kalangan pria Indonesia masa kini.

 

Model Baju Tenun NTT Kombinasi Pria Terpopuler di 2025

Memasuki era fashion berkelanjutan dan personal, model baju tenun NTT kombinasi pria tampil menonjol sebagai pilihan gaya yang bukan hanya berkelas, tapi juga penuh makna. Tahun 2025 menjadi titik di mana tren etnik dan tailoring modern bersatu, menghasilkan busana pria yang elegan tanpa kehilangan sentuhan budaya. Tenun tak lagi eksklusif untuk acara adat; kini ia menjadi bagian dari gaya hidup urban dengan sentuhan modern heritage.

Para desainer lokal memanfaatkan kekuatan tekstur dan warna kain tenun untuk menghadirkan koleksi yang maskulin, versatile, dan mudah dipadukan dengan gaya sehari-hari. Beberapa model berikut menjadi favorit di kalangan profesional muda dan pecinta gaya etnik modern:

🔹 1. Jas dan Outer Tenun: Simbol Elegansi Baru

Model jas berbahan tenun NTT kini tidak sekadar formal, tetapi juga ekspresif. Potongan slim fit tailoring dengan detail tenun di bagian bahu, saku, atau kerah menciptakan tampilan yang tegas dan berkarakter.

  • Cocok untuk: acara resmi, seminar, atau momen penting di tempat kerja.

  • Warna favorit: navy tenun, charcoal, dan maroon Amarasi.

  • Gaya mix & match: padukan jas tenun dengan celana bahan polos atau linen earth tone.

Desain ini menunjukkan bahwa keanggunan bisa berpadu dengan nilai budaya. Pria yang mengenakannya tampak percaya diri dan punya cultural awareness yang kuat—tanpa kehilangan sisi profesional.

🔹 2. Kemeja Slim-Fit Kombinasi Polos

Tren ini menjadi ciri khas fashion etnik pria modern. Kombinasi antara kain polos dengan panel tenun di dada atau pundak menghadirkan keseimbangan antara minimalisme dan etnisitas.

  • Kelebihan: ringan, mudah dipadu, dan cocok untuk kegiatan harian.

  • Warna populer: putih gading, olive, dan abu-abu muda.

  • Motif favorit: Kaif Insana dengan garis geometris atau Sikka dengan pola diagonal.

Gaya ini menggambarkan karakter pria modern yang aktif, tetapi tetap menghargai akar budayanya. Dalam konteks gaya urban, kemeja tenun bukan lagi sekadar pakaian kantor, melainkan simbol karakter dan selera.

🔹 3. Setelan Kerja & Casual Jacket Tenun

Tren setelan kerja berbahan tenun makin naik daun, terutama di kalangan profesional muda di kota besar. Desain yang dirancang khusus agar fleksibel—bisa dipakai untuk meeting hingga hangout sore hari—menjadikan tenun lebih hidup dalam konteks modern.

  • Ciri khas: potongan dinamis, warna netral, motif kontras di sisi atau lengan.

  • Jenis kain: tenun lembut hasil kolaborasi dengan penenun lokal Amarasi.

Sementara itu, casual jacket tenun pria hadir dengan desain praktis dan ringan, cocok untuk traveler atau creative worker yang ingin tampil beda tanpa meninggalkan unsur etnik.

Saya pribadi melihat tren ini sebagai bukti bahwa fashion pria Indonesia semakin percaya diri. Tenun kini bukan pakaian “pinggiran” budaya, tetapi karya yang bisa sejajar dengan brand fashion global—selama tetap menonjolkan keaslian lokal.

🔹 4. Outfit Couple Pria–Wanita Berbahan Tenun

Gaya couple etnik modern kini menjadi simbol harmoni antara dua dunia: tradisi dan modernitas.

  • Untuk pria: kemeja atau outer tenun polos dengan motif yang senada dengan dress pasangannya.

  • Untuk wanita: gaun tenun dengan detail modern, seperti potongan asimetris atau belt minimalis.
    Konsep ini populer di kalangan pasangan muda dan pasangan profesional yang ingin tampil kompak di acara resmi maupun casual event.

Sebagaimana dijelaskan oleh Rinaldy Yunardi, desainer dan kurator mode etnik Indonesia:

“Tren tailoring etnik 2025 tidak hanya soal potongan atau warna, tetapi tentang cerita dan nilai yang dibawa oleh pemakainya. Tenun kini punya ruang di dunia mode global karena ia membawa kejujuran dan warisan budaya.”

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa busana bisa menjadi media komunikasi budaya yang elegan dan berdaya guna, terutama bagi pria yang ingin tampil autentik namun tetap modern.


Bagaimana Cara Menyesuaikan Model Baju Tenun dengan Kepribadian dan Aktivitas Pria Modern?

Setiap pria memiliki karakter dan gaya yang berbeda, dan itu tercermin dalam pilihan busananya. Model baju tenun NTT kombinasi pria dirancang untuk menyesuaikan diri dengan kepribadian dan aktivitas tanpa kehilangan sentuhan lokal.

Berikut panduan memilih gaya tenun sesuai tipe pria masa kini:

🔸 1. Tipe Formal dan Profesional

Cocok untuk mereka yang sering menghadiri pertemuan atau acara resmi.

  • Rekomendasi model: jas tenun kombinasi polos, kemeja tenun slim fit.

  • Motif pilihan: geometris Amarasi atau motif garis Sumba Barat Daya.

  • Warna ideal: abu tua, hitam, navy dengan aksen etnik lembut.

Gaya ini memberikan kesan wibawa, profesional, dan elegan. Padu padan dengan sepatu kulit dan jam tangan klasik akan menambah aura karismatik.

🔸 2. Tipe Artistik dan Kreatif

Bagi pria yang bekerja di bidang kreatif—arsitek, desainer, atau seniman—tenun bisa menjadi signature look.

  • Model ideal: outer tenun dengan potongan loose, kemeja dengan motif berani.

  • Warna yang cocok: olive, terracotta, atau mustard.

  • Motif khas: Kaif Insana yang dinamis atau Sikka yang tegas.

Tenun bisa menjadi sarana ekspresi nilai dan cita rasa estetik. Menariknya, gaya ini juga menggambarkan bahwa maskulinitas bisa hadir dalam bentuk yang lembut dan berbudaya.

Saya meyakini bahwa pria kreatif yang mengenakan tenun memiliki daya tarik berbeda. Mereka tidak hanya tampil menarik secara visual, tetapi juga membawa pesan bahwa gaya bisa berpadu dengan nilai dan keaslian budaya.

🔸 3. Tipe Kasual dan Aktif

Untuk pria yang suka kesederhanaan, jaket tenun ringan atau kemeja kombinasi polos bisa menjadi pilihan tepat.

  • Cocok untuk: acara santai, traveling, atau nongkrong.

  • Warna favorit: beige, putih, atau denim biru.

  • Gaya pelengkap: sneakers dan tas tenun Kupang sebagai aksesoris.

Aksesoris juga berperan penting dalam menyempurnakan tampilan.

  • Rekomendasi aksesoris pria berbahan tenun:

    • Dasi tenun minimalis untuk acara kerja.

    • Gelang atau bros motif etnik untuk sentuhan kasual.

    • Dompet dan tas selempang tenun NTT untuk gaya modern.

Aksesoris tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi juga memperkuat narasi bahwa pria masa kini sadar akan nilai budaya dalam setiap detail penampilannya.

🎯 CTA:
📩 Unduh katalog “Modern Heritage Men Collection” gratis di situs resmi Padu Padan Tenun dan temukan model tenun pria yang sesuai dengan karaktermu.


Dengan ragam pilihan, gaya, dan nilai yang dihadirkannya, model baju tenun NTT kombinasi pria berhasil menjembatani dua dunia: tradisi dan modernitas—sebuah harmoni yang terus menginspirasi fashion pria Indonesia hingga kini.

Apa Tren Fashion Tenun Pria NTT yang Akan Populer di 2025?

Tahun 2025 menandai babak baru dalam evolusi model baju tenun NTT kombinasi pria, di mana tradisi dan inovasi berjalan berdampingan. Dunia fashion Indonesia semakin terbuka terhadap konsep modern heritage, yaitu gaya berpakaian yang menggabungkan nilai budaya lokal dengan estetika modern dan fungsionalitas tinggi. Tenun pria kini tidak hanya dilihat sebagai karya tradisi, tetapi sebagai bentuk ekspresi diri yang kuat, autentik, dan berkelanjutan.

Tren ini dipengaruhi oleh tiga hal utama: warna bumi (earth tone) yang menenangkan, desain minimalis yang elegan, serta gerakan sustainable fashion yang mendorong kolaborasi langsung dengan penenun lokal.


🌾 Dominasi Earth Tone dan Desain Minimalis

Warna menjadi elemen penting dalam tren fashion pria 2025. Earth tone seperti cokelat tanah, beige, olive, abu-abu batu, hingga indigo alami mendominasi panggung mode. Palet warna ini tidak hanya memancarkan ketenangan dan kedewasaan, tapi juga memberi ruang bagi motif tenun NTT untuk bersinar secara halus tanpa terlihat berlebihan.

  • Gaya minimalis modern: Desainnya bersih, dengan garis tegas dan detail halus.

  • Motif tradisional: Tetap dipertahankan di area kecil seperti kerah, lengan, atau sisi jas.

  • Tekstur alami: Kain tenun digabung dengan linen atau katun organik untuk kenyamanan maksimal.

Desainer muda dari Kupang hingga Jakarta kini berlomba menghadirkan jas tenun pria minimalis, kemeja ringan untuk keseharian, serta outer tenun yang serbaguna. Gaya ini cocok bagi pria profesional maupun kreatif yang ingin tampil simpel tapi tetap berkelas.


🌿 Tren Sustainable Fashion dan Kolaborasi dengan Penenun Lokal

Fashion pria kini bergerak ke arah keberlanjutan. Merek lokal seperti Padu Padan Tenun menjadi contoh sukses dalam menggabungkan etika dan estetika. Mereka menjalin kerja sama langsung dengan penenun dari Amarasi dan Sikka untuk memastikan setiap produk memiliki jejak sosial positif — dari proses menenun hingga pengemasan.

Gerakan ethical fashion ini juga mendorong transparansi: siapa pembuatnya, dari mana kainnya berasal, dan nilai apa yang terkandung di dalamnya. Setiap helai tenun NTT bukan hanya produk, tapi juga cerita hidup.

“Ke depan, fashion Indonesia harus lebih jujur dan berakar,” kata Samuel Wattimena, desainer dan pengamat mode etnik Indonesia. “Tenun adalah simbol kebanggaan, bukan sekadar dekorasi. Saat pria mengenakannya, ia membawa semangat para penenun yang menjaga warisan bangsa.”

Tren kolaboratif juga semakin kuat. Beberapa desainer ternama mulai menggandeng komunitas penenun untuk menciptakan koleksi eksklusif pria dengan motif klasik yang disesuaikan untuk potongan modern. Dengan demikian, kain tradisional tetap lestari, dan masyarakat lokal memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.


đź‘” Arah Baru Fashion Pria Etnik 2025

  • Fokus pada fungsi dan kenyamanan tanpa kehilangan identitas budaya.

  • Kecenderungan ke produksi terbatas (limited edition) untuk menjaga nilai eksklusif.

  • Adanya eksperimen motif-motif lama dalam warna dan tekstur baru.

  • Munculnya koleksi couple dan unisex tenun NTT untuk pasar internasional.

Dalam konteks ini, model baju tenun NTT kombinasi pria tidak sekadar tren sesaat, tetapi menjadi representasi dari gaya hidup baru: berbudaya, sadar lingkungan, dan penuh makna.


Tips Mix and Match Baju Tenun Pria agar Tetap Klasik tapi Modern

Memadukan baju tenun pria dengan gaya masa kini membutuhkan pemahaman tentang proporsi, warna, dan konteks acara. Gaya yang tepat akan memperlihatkan bahwa tenun bisa tampil santai tanpa kehilangan nilai elegansinya.

Berikut beberapa tips mix and match yang bisa diterapkan oleh pria modern:

🔹 1. Padanan Tenun dengan Celana Chinos, Denim, atau Linen

  • Untuk tampilan kerja: Padukan kemeja tenun kombinasi polos dengan celana chinos warna khaki atau navy.

  • Untuk santai atau perjalanan: Outer tenun dengan celana linen abu-abu memberi kesan ringan dan hangat.

  • Untuk gaya kasual urban: Kemeja tenun berlengan pendek dipadukan dengan celana denim biru tua dan sneakers putih.

Perpaduan material ini menciptakan harmoni antara heritage dan modern casual, membuat penampilan tetap relevan di berbagai suasana.


🔹 2. Gaya Kerja, Semi-Formal, dan Streetwear

Setiap kegiatan membutuhkan gaya yang berbeda, tetapi semua bisa diwujudkan dengan tenun:

  • Kerja: Jas tenun NTT slim fit dengan inner polos dan sepatu kulit klasik.

  • Semi-formal: Outer tenun dengan kaus polos putih dan celana bahan.

  • Streetwear: Jaket tenun oversize dengan celana cropped dan sandal kulit etnik.

Prinsipnya adalah menjaga keseimbangan antara motif dan elemen polos agar tampilan tidak tampak berlebihan.


🔹 3. Do & Don’t Fashion Pria Berbahan Tenun

Do:

  • Gunakan aksen tenun pada satu bagian busana saja (kerah, dada, atau manset).

  • Pilih warna netral agar motif tenun lebih menonjol.

  • Rawat kain tenun dengan mencucinya menggunakan air dingin dan tanpa pemutih.

Don’t:

  • Hindari menggunakan terlalu banyak motif berbeda dalam satu outfit.

  • Jangan memadukan tenun dengan kain sintetis mencolok.

  • Jangan gunakan aksesori besar yang menyaingi motif tenun.

Trik sederhana ini membantu menjaga keseimbangan antara kesan klasik dan kesan modern, sehingga tenun tetap menjadi pusat perhatian tanpa terlihat berlebihan.


Mengapa Model Baju Tenun NTT Kombinasi Pria Mewakili Identitas Budaya Modern?

Lebih dari sekadar busana, model baju tenun NTT kombinasi pria adalah bentuk narasi visual tentang siapa kita dan dari mana kita berasal. Setiap motif memiliki filosofi mendalam yang merefleksikan nilai kehidupan masyarakat NTT.

đź§µ Filosofi dan Nilai Maskulinitas

Motif Kaif Insana menggambarkan keberanian dan perjuangan, sementara motif Amarasi melambangkan kehormatan dan kepemimpinan. Nilai-nilai ini sangat lekat dengan karakter pria modern yang tegas, berintegritas, dan punya tujuan.

Memakai tenun bukan sekadar soal gaya, tetapi tentang mengenakan makna dan kebanggaan. Inilah yang membedakan tenun dengan tren mode cepat (fast fashion).

Saya percaya bahwa ketika pria mengenakan tenun, ia membawa “suara budaya” di tengah hiruk-pikuk dunia modern. Dalam setiap helai benang terdapat kisah tentang tangan-tangan penenun, tentang kesabaran, ketekunan, dan cinta pada tanah asal.


🌍 Identitas dan Ekspresi Diri

Tenun adalah bahasa visual dari jati diri. Dalam dunia yang seragam dan cepat, mengenakan fashion tenun pria NTT menjadi bentuk perlawanan halus terhadap standar global yang kaku. Ia mengingatkan bahwa keindahan sejati terletak pada keunikan, bukan keseragaman.

Pria yang mengenakan tenun tidak hanya berpakaian, tapi menyampaikan pesan: bahwa dirinya bagian dari warisan yang hidup, bukan hanya simbol masa lalu.
Setiap pola, warna, dan tekstur menjadi bentuk ekspresi maskulinitas yang berakar, berbudaya, dan berjiwa modern.

Sebagaimana diungkapkan Niluh Djelantik, pelaku industri mode etnik:

“Fashion lokal akan bertahan jika ia punya makna. Tenun tidak boleh hanya dilihat sebagai kain indah, tapi sebagai identitas bangsa yang menumbuhkan kebanggaan dan karakter.”


✨ Gerakan “Pakai Cerita” dari Padu Padan Tenun

Gerakan ini lahir dari kesadaran bahwa setiap tenun membawa kisah dan nilai kehidupan. Melalui kampanye #PakaiCerita, Padu Padan Tenun mengajak pria Indonesia untuk mengenakan tenun bukan hanya sebagai mode, tetapi sebagai wujud rasa hormat terhadap budaya dan diri sendiri.

  • Tujuan gerakan: Meningkatkan kesadaran budaya melalui fashion.

  • Pesan utama: Setiap pakaian punya cerita, dan kamu bisa memakainya dengan bangga.

  • Cara bergabung: Bagikan foto gaya tenunmu di Instagram dengan tagar #PakaiCerita dan mention @padupadantenun.

🌿
✨ “Yang lain pakai baju, kamu pakai cerita.”
Ikuti kampanye #PakaiCerita di Instagram @padupadantenun dan jadilah bagian dari gerakan budaya yang hidup melalui model baju tenun NTT kombinasi pria.

 

FAQ – People Also Ask tentang Model Baju Tenun NTT Kombinasi Pria

1. Apa yang dimaksud dengan model baju tenun NTT kombinasi pria?

Model baju tenun NTT kombinasi pria adalah rancangan busana yang menggabungkan kain tenun tradisional dari Nusa Tenggara Timur dengan bahan polos atau modern seperti katun, linen, atau wol. Tujuannya untuk menghadirkan tampilan yang maskulin, elegan, namun tetap bernuansa budaya. Kombinasi ini sering ditemukan pada jas tenun pria, kemeja slim fit, atau outer modern heritage yang cocok untuk berbagai kesempatan.


2. Apakah baju tenun pria bisa dipakai untuk acara formal maupun kasual?

Tentu bisa. Desain modern membuat tenun pria fleksibel dipakai untuk dua gaya:

  • Formal: Jas tenun kombinasi polos atau kemeja slim fit dengan motif etnik halus.

  • Kasual: Outer atau jaket tenun dengan potongan ringan dan warna netral.
    Tren ini sejalan dengan gaya sustainable fashion dan slow living yang kini banyak diikuti pria urban.


3. Apa tren model baju tenun NTT kombinasi pria di tahun 2025?

Tahun 2025 ditandai oleh meningkatnya minat terhadap fashion etnik pria modern. Beberapa tren utama meliputi:

  • Jas tenun dengan potongan tailored dan detail minimalis.

  • Kemeja kombinasi polos dengan motif tenun pada bagian kerah dan manset.

  • Jaket kasual berbahan tenun lembut.

  • Setelan kerja tenun untuk pria profesional muda.

  • Outfit couple berbahan tenun NTT, yang memadukan gaya pria dan wanita dengan motif senada.


4. Bagaimana cara memilih model tenun pria sesuai kepribadian?

Menyesuaikan model dengan kepribadian akan membantu menciptakan kesan autentik:

  • Pria formal: Pilih jas atau kemeja tenun slim fit dengan warna gelap.

  • Pria kreatif: Gunakan outer atau kemeja tenun bermotif berani.

  • Pria kasual: Jaket atau kemeja kombinasi polos dengan tone lembut.
    Tambahkan aksesoris pria tenun seperti dasi, bros, atau sling bag untuk memperkuat gaya dan karakter.


5. Apa keunggulan tenun NTT dibandingkan kain etnik lainnya?

Tenun NTT memiliki filosofi dan makna budaya yang kuat di setiap motifnya. Motif Kaif Insana, Amarasi, dan Sikka, misalnya, melambangkan keberanian, kehormatan, dan keteguhan hati. Selain itu, kain tenun NTT dikenal tahan lama, memiliki tekstur khas, dan proses pembuatannya melibatkan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.


6. Apakah bisa memesan baju tenun pria secara custom?

Ya, tentu bisa. Brand seperti Padu Padan Tenun menyediakan layanan custom tailored by request, di mana pelanggan dapat memilih motif, warna, dan potongan sesuai karakter. Proses ini memastikan busana tidak hanya nyaman dipakai, tetapi juga memiliki nilai personal dan cerita budaya di baliknya.


7. Apakah baju tenun pria cocok untuk dijadikan hadiah atau seragam?

Sangat cocok. Karena sifatnya yang eksklusif dan penuh makna, model baju tenun NTT kombinasi pria sering dijadikan hadiah berkesan, seragam komunitas, atau busana acara resmi. Produk ini juga menjadi pilihan favorit bagi perusahaan dan instansi yang ingin mengusung nilai budaya lokal dalam penampilannya.


🎯 
Ingin tampil berkarakter dan berbudaya?
📩 Temukan inspirasi model baju tenun NTT kombinasi pria eksklusif dan layanan custom desain di padupadantenun.co.id — karena yang lain pakai baju, kamu pakai cerita.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top